Reuni Tim 9 Pansus Century: Saat DPR Pernah Vokal Lawan Dominasi Korporasi

Share :

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait dan mantan anggota DPR Andi Rahmat tampil bersama dalam acara Akbar Faizal Uncensored pada Sabtu malam, 18 Juli 2026. Diskusi live tersebut membahas pengalaman mereka sebagai bagian dari Tim 9 inisiator Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket Bank Century tahun 2009.

Pansus Century dibentuk pada Desember 2009 untuk menyelidiki keputusan pemerintah memberikan bailout Rp6,7 triliun kepada Bank Century yang dinilai bermasalah. Banyak pihak saat itu menilai bailout tersebut menguntungkan pemilik bank dan pihak terkait, sementara proses pengambilan keputusan dianggap kurang transparan. Tim 9, yang terdiri dari anggota DPR baru dari berbagai fraksi, menginisiasi hak angket untuk melakukan pengawasan terhadap pemerintah di tengah dominasi kekuasaan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono periode kedua.

Dalam acara tersebut, Andi Rahmat mengenang tekanan yang dihadapi tim. “Kami masih muda-muda waktu itu. Jadi saya kira itu karakter kita dibangun di situ. Percaya diri lalu kemudian percaya data,” ujarnya. Maruarar Sirait menambahkan bahwa salah satu hasil kerja pansus adalah perbaikan sistem perbankan nasional. “Sehingga waktu kita masuk pandemi kemarin itu kita cukup resilience,” katanya.

Akbar Faizal, yang juga anggota Tim 9, menjelaskan tujuan acara reuni tersebut. Ia menyebut diskusi malam itu sebagai upaya mengingatkan kembali semangat lama untuk mendukung Maruarar Sirait. “Atas alasan itulah sebenarnya saya bikin acara ini… dengan mengingatkan ulang bagaimana kita dulu bekerja di tim Senturi itu tim 9 itu kita mau pastikan bahwa memang Ara ini sanggup untuk mengatasi persoalan,” kata Akbar.

Kini, sebagian besar anggota Tim 9 menduduki posisi strategis. Maruarar Sirait menjabat menteri sejak Oktober 2024 dalam Kabinet Merah Putih. Ahmad Muzani menjadi Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo pernah menjabat Ketua DPR dan MPR, sementara Muhammad Misbakhun memimpin Komisi XI DPR.

Diskusi ini tidak hanya bernuansa nostalgia. Para peserta menekankan pelajaran dari pengalaman tersebut, yaitu pentingnya peran DPR yang vokal dalam mengawasi kekuasaan eksekutif dan dominasi korporasi besar. Andi Rahmat menyebut kebersamaan tim dibangun atas “niat baik” dan keberanian menghadapi tantangan. “Dengan doa, dengan niat baik, dengan tulus ya berani gitu ya dan ya bisa berhasil,” tuturnya.

Akbar Faizal menyelenggarakan acara tersebut sebagai bentuk dukungan kepada Maruarar Sirait yang sedang menjalankan tugas sebagai menteri. Beberapa anggota Tim 9 lain tidak hadir dalam acara live tersebut. Namun, Maruarar mengusulkan agar digelar reuni Tim 9 dengan menghadirkan semua anggota. Diketahui, salah satu anggota tim itu telah meninggal dunia, yaitu Lili Wahid dari PKB.

Pansus Century merupakan salah satu hak angket paling kontroversial di awal periode DPR 2009-2014. Meski menuai kritik dari berbagai pihak, inisiatif tersebut menjadi contoh bagaimana kelompok kecil di parlemen dapat mendorong pengawasan terhadap kebijakan yang dianggap menguntungkan kepentingan korporasi besar.

Scroll to Top